Selasa, 05 Agustus 2025

RENCANA PENGEMBANGAN MADRASAH

 

 

RENCANA PENGEMBANGAN MADRASAH

 

 

 

 

 

MADRASAH IBTIDAIYAH MA’ARIF NU 2 PENGADEGAN

TAHUN PELAJARAN 2024-2025

 


 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A. Latar Belakang

 

Pendidikan merupakan kebutuhan hidup yang sangat penting untuk segera dipenuhi hal inilah yang menjadi dasar Masyarakat Karangtengah untuk mendirikan Madrasah. Ada beberapa hal yang melatar belakangi berdirinya MI Ma’arif NU 2 Pengadegan yaitu :

Madrasah Ibtida`iyah Ma`arif NU 02 Pengadegan Purbalingga merupakan suatu Madrasah yang didirikan berdasarkan inisiatif dari tokoh ulama (NU), inisiatif tersebut lahir karena pada saat itu banyak terdapat anak-anak yang tidak sekolah dan pada saat itu sekolah yang ada hanya Sekolah Dasar (SD) dan itupun letaknya sangat jauh. Dengan alasan-alasan tersebut maka lahirlah pemikiran dari para tokoh ulama NU serta masyarakat Karangtengah Pengadegan untuk mendirikan suatu lembaga pendidikan untuk menampung anak-anak yang terlantar yang tidak bersekolah di daerah tersebut. Para tokoh pendiri Madrasah tersebut antara lain:

1.      K.H. Sanrakim

2.      Sanmunarji

3.      Sanmurdi

4.      Achmad Salimi

5.      Achmad Musori

6.      Akhmad Daldiri

7.      Ahmad Dalail

Dengan melalui musyawarah pada sesepuh Ulama NU Karangtengah maka pada tanggal 24 Maret 1964 berdirilah Gerakan Usaha Perbaikan Pendidikan Islam (GUPPI) Karangtengah yang pada saat itu masih bertempat di rumah-rumah penduduk sekitar.

Pada tanggal 01 Januari 1967 Gerakan Usaha Perbaikan Pendidikan Islam (GUPPI) disahkan oleh lembaga pendidikan Ma`arif cabang Purbalingga dan pada tahun itu juga para pengurus madrasah dan masyarakat mengajukan bantuan dana untuk membuat bangunan madrasah yang dikerjakan secara gotong royong. Pada tanggal 19 November 1973 berdirilah bangunan GUPPI sebanyak 2 lokal semi permanen dan pengurus mengembagkan menjadi 3 lokal untuk kelas 4,5,6 dan pada tanggal 02 Januari 1974 mulailah bangunan tersebut dipergunakan dan pada saat itu nama GUPPI dirubah menjadi MI YAPPI sampai dengan tahun 2005, dan pada tanggal 15 Juni 2006 mengalami perubahan nama menjadi MI Ma`arif NU 02 Pengadegan dan masih digunakan sampai sekarang.

Letak dan Keadaan Geografis

Madrasah Ibtida`iyah Ma`arif NU 02 Pengadegan Purbalingga yang menjadi lokasi penelitian ini adalah sebuah lembaga pendidikan dasar yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma`arif NU, yang secara geografis berada di Desa Karangtengah RT 10 RW XV  Pengadegan Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga.

Madrasah Ibtida`iyah Ma`arif NU 02 Pengadegan Purbalingga menempati tanah seluas 1.387 m2. Dengan luas bangunan 670 m2, lapangan olahraga 467 m2 dan lahan yang belum digunakan 250 m2. Adapun batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

8.      Sebelah Utara berbatasan dengan Jalan Desa.

9.      Sebelah Timur berbatasan dengan Rumah Penduduk.

10.  Sebelah Selatan berbatasan dengan Makam Umum.

11.  Sebelah Barat berbatasan dengan Perkebunan.

Dilihat dari sisi lokasi, maka area gedung MI Ma`arif NU 02 Pengadegan Purbalingga letaknya sangat strategis karena tidak jauh dari jalan raya dan mudah dijangkau. Berikut ini adalah Identitas Madrasah Ibtida`iyah Ma`arif NU 02 Pengadegan Purbalingga.

 

B. Alasan Penyusunan Rencana Pengembangan Madrasah (RPM)

Berdasarkan kondisi tersebut, maka perlulah kiranya dilakukan upaya penyusunan Rencana Pengembangan Madrasah (RPM), agar MI Ma’arif NU 2 Pengadegan dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

 

Penyusunan RPM tersebut berdasarkan dari hasil pemikiran bahwa sekolah merupakan unit pelaksana pendidikan formal terdepan dengan berbagai keragaman potensi anak didik yang memerlukan layanan pendidikan yang beragam, kondisi lingkungan yang berbeda, maka sekolah harus dinamis dan kreatif dalam melaksanakan perannya untuk mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan dan sekaligus peningkatan sumber daya manusia.

 

Hal ini akan terlaksana jika sekolah dengan berbagai keragamannya, diberikan kepercayaan untuk mengatur dan mengurus dirinya sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan anak didik.

 

Dengan adanya RPM diharapkan dapat dijadikan sebagai pedoman kerja, untuk perbaikan dan pengembangan madrasah masa mendatang, serta sebagai bahan untuk mengajukan usulan kelengkapan sarana prasarana sekolah serta pendanaan pengembangan madrasah kepada pihak-pihak yang terkait.

 

C. Landasan Hukum Penyusunan RPM

 

Adapun landasan hukum yang dipergunakan untuk penyusunan Rencana Pengembangan Madrasah (RPM) ada beberapa hal :

 

1.      UU no. 20 / 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 4 (pengelolaan dana pendidikan berdasar pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas publik),

 

2.      PP no. 19 / 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 53 ( setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 tahun),

 

3.      Tuntutan kebutuhan masyarakat terhadap kualitas pendidikan murid, serta

 

4.      Tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni ( IPTEKS).


 

BAB II

 

VISI, MISI DAN TUJUAN MADRASAH

 

Madrasah sebagai lembaga pendidikan formal mengemban amanat untuk mencapai dan mendukung visi dan misi pendidikan nasional serta pendidikan di daerah masing - masing. Oleh karena itu MI Ma’arif NU 2 Pengadegan perlu memiliki visi dan misi madrasah. Dengan adanya visi dan misi MI Ma’arif NU 2 Pengadegan dapat dijadikan arah pijakan untuk bertindak dalam mencapai tujuan pendididkan yang dicita - citakan. Berikut ini visi, misi dan tujuan pendidikan MI Ma’arif NU 2 Pengadegan.

Sebagai lembaga pendidikan formal mengemban amanat untuk mencapai dan mendukung visi dan misi pendidikan nasional serta pendidikan di daerah masing - masing. Oleh karena itu MI Ma’arif NU 2 Pengadegan perlu memiliki visi dan misi sekolah. Dengan adanya visi dan misi MI Ma’arif NU 2 Pengadegan dapat dijadikan arah pijakan untuk bertindak dalam mencapai tujuan pendididkan yang dicita - citakan. Berikut ini visi, misi dan tujuan pendidikan MI Ma’arif NU 2 Pengadegan.

 

A. VISI MADRASAH

 

Cinta Ilmu, Bebudi Luhur dan Unggul Dalam Prestasi

B. MISI

 

1.       Mendorong dan membantu siswa untuk mengenali potensi dirinya agar dapat berkomunikasi dengan baik

2.       Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif, sehingga setiap siswa berkembang secara optimal, sesuai dengan potensi yang dimiliki.

3.       Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama Islam dan budaya bangsa sehingga menjadi sumber kearifan dalam bertindak.

4.       Menumbuhkan sikap perilaku yang santun dan akhlak yang mulia.

5.       Mengembangkan budaya kompetitif kepada siswa agar mampu meningkatkan kecakapan dan ketrampilan.

6.       Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan kelompok kepentingan yang terkait dengan sekolah (stakeholder).

7.       Menciptakan lingkungan sekolah yang tertib, bersih, indah, nyaman, aman dan kondusif.

 

 

C. TUJUAN MADRASAH

 

1.      Mengembangkan budaya madrasah yang religius melalui kegiatan keagamaan

2.      Melaksanakan pendekatan pembelajaran aktif pada semua mata pelajaran

3.      Meningkatkan prestasi akademik dan non akademik warga madrasah

4.      Mengembangkan jiwa wirausaha dan keterampilan warga madrasah

5.    Mengoptimalkan budaya disiplin dan bersih di lingkungan Madrasah.

6.      Menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial yang menjadi bagian dari pendidikan karakter bangsa

 


 

BAB III

KEADAAN MADRASAH

 

Gambaran mengenai keadaan madrasah dalam kurun waktu tiga tahun terakhir dapat dikemukakan sebagai berikut :

 

A. PROSES BELAJAR MENGAJAR

 

Pelaksanaan KBM di MI Ma’arif NU 2 Pengadegan berjalan dengan baik mengingat tenaga pendidik dan jumlah peserta didik sesuai dengan keperluan. Pelaksanaan pembelajaran Kurikulum Merdeka di MI Ma’arif NU 2 Pengadegan sudah berjalan 3 tahun, sehingga trampil menampakkan ini di setiap kelas.

 

B. KESISWAAN

 

1.      Terlaksananya program Olahraga Bela Diri

2.      Terlaksananya program Unggulan Tahfidz

3.      Jumlah siswa setiap tahun meningkat

4.      Karena adanya kesadaran dari orangtua sehingga tidak adanya siswa yang putus sekolah.

5.      Ketidakhadiran siswa rata - rata dikarenakan alasan sakit ataupun ijin tidak lebih dari 2 %.

6.      Rata - rata nilai PAT, PAS  setiap tahun cenderung naik.

7.      Sebagai hasil upaya maksimal dari pendidik di MI Ma’arif NU 2 Pengadegan maka setiap tahun lulus 100%. Dari seluruh jumlah lulusan tersebut ( 100 %

8.      Beberapa prestasi akademik dan non akademik telah diraih baik tingkat kabupaten

9.      Untuk perkembangan kegiatan ekstrakulikuler, pada masing - masing jenis kegiatan jumlah peserta bertambah.

 

 

 

 

C. KETENAGAAN

1.      Dari 9 orang guru di MI Ma’arif NU 2 Pengadegan, 1 orang memiliki ijazah S2, sedangkan 7 orang berijazah S1, 1 Orang Guru Masih mengikuti pembelajaran S1 dan semuanya berdedikasi tinggi.

 

D. SARANA DAN PRASARANA

1.      Ruang Kelas

Ruang kelas lengkap berjumlah 6 ruangan sesuai jumlah kelas yang ada. Beberapa kondisi ruangan perlu perbaikan ringan seperti lantai dan atap yang rusak ringan.

2.      Mebeler

10 % dari jumlah kursi dan meja di kelas - kelas dalam keadaan rusak ringan.

3.      Perpustakaan

Kondisi perpustakaan seadanya dan koleksi buku perpustakaan masih kurang.

4.      UKS

UKS MI Ma’arif NU 2 Pengadegan dalam kondisi ruangan dan sirkulasi udara baik dengan stok obat-obatan yang lengkap.

5.      Kantin

Kantin berada di luar Madrasah

6.      Masjid

Masjid MI Ma’arif NU 2 Pengadegan masih menggunakan Masjid Masyarakat setempat dengan MOU dalam kondisi baik namun belum cukup untuk menampung jamaah seluruh warga madrasah

7.      Koperasi

Sudah ada dengan menyediakan barang kebutuhan pokok warga madrasah

8.      Lapangan Olahraga

Lapangan olahraga dalam kondisi di halaman Madrasah

9.      Tamanisasi

Guna mendukung tempat belajar yang nyaman dan asri MI Ma’arif NU 2 Pengadegan membangun tamanisasi di halaman depan.

 

 

 

E. KEUANGAN

 

Kondisi keuangan di MI Ma’arif NU 2 Pengadegan ini cukup baik sudah bisa memenuhi kebutuhan operasional madrasah. Sumber dana dari BOS dan komite.

 

F. Peran Serta Masyarakat

 

1. Komite membantu aktif terhadap pengembangan madrasah berupa tenaga, dan pikiran.

2. Telah disusunnya kepengurusan yang baik dan ideal

3. Kontribusi dan fungsi pengurus sudah baik.

 

G. PENGEMBANGAN MADRASAH UNGGUL

1.      Tahfid

2.      Kegiatan extra : Pramuka, Hadroh, Tilawah, Bela Diri

3.      Bank Sampah

 

H. LAYANAN KHUSUS

1.      Madrasah menyediakan sarana komunikasi dengan wali murid

2.      Bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar, madrasah memberikan layanan khusus berupa bimbingan oleh guru di luar jam pelajaran dan tidak dipungut biaya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

HARAPAN

 

A.      KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM)

 

Untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar perlu adanya kelengkapan administrasi yang lengkap dan benar.

 

Contoh :

1.            Silabus dan RPP

2.            Menggunakan sumber belajar yang sesuai berupa lingkungan siswa dan media lain

3.            Penggunaan alat peraga yang optimal

4.            Pelaksanaan Kurikulum bisa terlaksana 100 %

5.            KBM dilaksanakan secara benar dengan format yang sesuai

6.            Ketuntasan kompetensi 100 % untuk semua mata pelajaran

7.            Dalam pembelajaran daring harus lebih aktif dan kreatif

 

KESISWAAN

1.        Terlaksananya Program Tahfid

2.        Peserta didik baru bisa mencapai 1 kelas

3.        Mempertahankan angka putus sekolah sebesar 0 %

4.        Menurunkan presentasi ketidakhadiran 0 %

5.        Mempertahankan jumlah lulusan 100 %

6.        Prestasi akademik dan non akademik lebih meningkat dari tahun sebelumnya

7.        Kegiatan ekstrakulikuler bisa tetap aktif dilaksanakan sesuai kondisi

8.        Lulusan MI Ma’arif NU 2 Pengadegan sebagian besar bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi

9.        Mampu mengembangkan jiwa wirausaha dan keterampilan siswa

10.    Membuat Koperasi Siswa

 

 

B.       SARANA PRASARANA

1.      Madrasah perlu menyediakan ruang extra

2.      Pengadaan aplikasi perpustakaan

3.      Terwujudnya lingkungan yang nyaman dan aman

4.      Madrasah perlu Membangun Kantin

5.      Madrasah Perlu pengadaan pompa Air

6.      Madrasah Perlu pengadaan  jenset

7.      Madrasah Perlu menyediakan ruangan untuk koperasi siswa

8.      Pembuatan Ruang Pertemuan

9.      Aula

10.  Wifi dan Upgrade bandwich internet

 

C.       PENGEMBANGAN MADRASAH UNGGUL

1.      Tahfid

2.      Bela Diri

3.      Tilawah

4.      AKSI

 

 

 

 

 


 

BAB V

PROGRAM PENGEMBANGAN MADRASAH

 

A.    Pengembangan kompetensi lulusan

1.      Workshop Kurikulum

2.      Pembentukan Team Pengembang Kurikulum

3.      Pencetakan Administrasi Pembelajaran

4.      Rapat penentuan mulok

5.      Penentuan Struktur Kurikulum

6.      Program Pengayaan dan Remidial

7.      Penyusunan Program Ekstrakurikuler

B.     Pengembangan kurikulum

1.      Workshop Kurikulum

2.      Pembentukan Team Pengembang Kurikulum

C.     Pengembangan pembelajaran

1.      Workshop Pengembangan Silabus dan Penyusunan RPP Terbaru

2.      Workshop model pembelajaran yang menggunakan ITC

3.      KKG

D.    Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan

1.      Mengikutkan pada kegiatan sertifikasi

2.      Mengikutkan pada kegiatan work shop

3.      Mengikutkan pada kegiatan diklat peningkatan kompetensi guru/pegawai

4.      Mengikutkan pada kegiatan seminar pendidikan

 

E.     Pengembangan sarana dan prasarana madrasah

1.      Perawatan Lahan / tamanisasi

2.      Perawatan Bangunan

3.      Perawatan Meja Kursi

4.      Perawatan inventaris kelas

5.      Pembelian buku referensi, pengayaan

6.      Pembelian buku mata pelajaran, buku guru

11.  Pengadaan Alat dan Bahan

12.  Pengadaan aplikasi perpustakaan

13.  Terwujudnya jembatan yang nyaman dan aman

14.  Madrasah perlu Kantin

15.  Madrasah Perlu pengadaan pompa Air

16.  Madrasah Perlu pengadaan Rumah jenset

17.  Pembelian peralatan perpustakaan

18.  Pembelian peralatan olahraga

 

F.      KESISWAAN

1.      Terlaksananya Program Tahfid

2.      Peserta didik baru bisa mencapai 1 kelas

3.      Mempertahankan angka putus sekolah sebesar 0 %

4.      Menurunkan presentasi ketidakhadiran 0 %

5.      Mempertahankan jumlah lulusan 100 %

6.      Prestasi akademik dan non akademik lebih meningkat dari tahun sebelumnya

7.      Kegiatan ekstrakulikuler bisa tetap aktif dilaksanakan sesuai kondisi dan situasi

8.      Lulusan MI Ma’arif NU 2 Pengadegan sebagian besar bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi

9.      Mampu mengembangkan jiwa wirausaha dan keterampilan siswa

10.  Membuat Koperasi Siswa

 

D.      SARANA PRASARANA

1.      Madrasah perlu menyediakan ruangan Aula

2.      Pengadaan aplikasi perpustakaan

3.      Terwujudnya tamanisasi yang nyaman dan aman

4.      Madrasah perlu Rehab Atap

5.      Madrasah Perlu pengadaan pompa Air

6.      Madrasah Perlu pengadaan Rumah jenset

7.      Madrasah Perlu menyediakan ruangan untuk koperasi siswa

8.      Aula

9.      Wifi dan Upgrade bandwich internet

 

E.       PENGEMBANGAN MADRASAH UNGGUL

1.      Takhfid Al Qur’an

2.      Extra Kurikuler

 


 

BAB VII

PENUTUP

 

A. KESIMPULAN

 

Dari sajian RPM ini dapat disimpulkan :

 

1.            RPM telah disusun berdasarkan profil madrasah yang melibatkan unsur Kepala   madrasah, Guru, Komite madrasah dan Paguyuban Kelas

2.            RPM disusun agar peningkatan mutu madrasah dapat dilaksanakan lebih terarah, efisien dan efektif

3.            Harapan dan pengembangan dalam rangka peningkatan mutu terdiri atas KBM, kesiswaan, ketenagaan, sarana prasarana, keuangan, program unggulan dan layanan khusus

4.            Perencanaan tentang biaya disusun berdasar program kerja. Sedangkan sumber dana yang digali dari dana BOS, Komite

 

B. SARAN-SARAN

 

1.      RPM yang telah disusun perlu disosialisasikan kepada orang tua dan pihak-pihak yang berkepentingan

 

2.      Dalam melaksanakan RPM perlu didukung, dimonitor dan di bantu pelaksanaannya.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar