1.
GAMBARAN
UMUM DESA PENGADEGAN
a)
Kondisi Geografis
Luas wilayah Desa Pengadegan 157.873 ha yang terdiri dari pemukiman
penduduk 75.020 ha, tanah sawah 25.010 ha dan tanah tegalan/daratan 57.843 ha.
Batas-batas wilayah Desa Pengadegan sebagai berikut :
a. Sebelah Utara : Desa Tetel
b. Sebelah Timur : Desa Tegalpingen
c. Sebelah Selatan : Desa Pasunggingan
d. Sebelah Barat : Desa Sinduraja
b)
Jarak Desa
Desa Pengadegan masuk dalam wilayah Kecamatan Pengadegan berjarak 9 km dari Pusat Kecamatan dan 20 km
dari kota Kabupaten Purbalingga. Desa ini mempunyai sarana jalan beraspal dan
jalan berbatu. Desa Pengadegan terletak pada ketinggian sekitar 120 dpl
(diatas permukaan laut).
c)
Keadaan Penduduk
Jumlah Penduduk Desa Pengadegan
sebanyak 2.823 jiwa yang terdiri dari
1.396 jiwa penduduk laki-laki dan 1.427 jiwa penduduk perempuan. Jumlah Kepala
Keluarga sebanyak 855 KK, jumlah bayi 44 jiwa dan jumlah balita 157 jiwa.
d)
Keadaan Sosial dan Ekonomi Masyarakat
Mayoritas penduduk Desa Pengadegan
beragama Islam, dengan mata pencaharian sebagian besar sebagai petani. Masyarakat
Desa Pengadegan berdasarkan tingkat
kesejahteraannya dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
|
Klasifikasi Kesejahteraan
|
Jumlah (KK)
|
|
Kelompok
rumah tangga mampu
|
145
|
|
Kelompok
rumah tangga menengah
|
347
|
|
Kelompok
rumah tangga tidak mampu
|
363
|
|
Jumlah
|
855
|
3.1.1. Letak Geografis dan Kondisi Topografi
Desa
Pengadegan Kecamatan Pengadegan terletak di bagian Utara Kota Kabupaten Purbalingga berjarak kurang lebih 12
Kilo Meter dari Ibukota Kabupaten. Masyarakat Desa
Pengadegan bermata pencaharian selain sebagai petani dan buruh tani juga
berkebun dan berdagang. Desa Pengadegan di bagian selatan berbatasan dengan
Desa Pasunggingan, di bagian utara berbatasan dengan desa Tetel, di bagian
barat berbatasan dengan desa Sinduraja dan di bagian timur berbatasan dengan desa
Tegalpingen. Desa Pengadegan terbagi dalam 6 Dusun dan 46 RT.
3.1.2.Kependudukan dan Pendapatan Masyarakat
Masyarakat
Desa Pengadegan Jumlah Penduduknya sebanyak 9.994 jiwa yang terdiri dari 4.929
jiwa perempuan dan 5.065 jiwa laki-laki, rata-rata jumlah anggota keluarganya
tiap KK berjumlah 4 orang :
1. Kadus I : 205 KK
2. Kadus II : 183 KK
3. Kadus III :
205 KK
4. Kadus IV :
222 KK
5. Kadus V :
244 KK
6. Kadus VI :
Dengan kondisi topografi
daerah Perbukitan. Perkebuna dan areal persawahan Sebagian besar masyarakatnya
bekerja sebagai petani, berkebun, dan berdagang yang mempunyai pendapatan
rata-rata berkisar 25.000 – 30.000 per harinya. Kondisi sosial masyarakat dari
hasil pelaksanaan MPA/PHAST diketahui masyarakat Kaya 109 KK, menengah 390 KK dan Miskin
560 KK.
Tabel
2.Jumlah Penduduk dan Rumah Tangga berdasarkan Klasifikasi Kesejahteraan
|
RW
|
Jumlah Penduduk
|
Jumlah Rumah Tangga berdasarkan
Tingkat Kesejahteraan (rumah/kk)
|
|||||
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
Jumlah
|
Kaya
|
Menengah
|
Miskin
|
Jumlah
|
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
|
Kadus I
|
356
|
349
|
705
|
18
|
111
|
76
|
205
|
|
Kadus II
|
330
|
334
|
664
|
16
|
89
|
78
|
183
|
|
Kadus III
|
327
|
423
|
750
|
19
|
48
|
138
|
205
|
|
Kadus IV
|
377
|
374
|
751
|
21
|
65
|
136
|
222
|
|
Kadus V
|
374
|
345
|
719
|
35
|
77
|
132
|
244
|
|
Kadus
VI
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Jumlah
|
|
|
|
|
|
|
|
Mayoritas penduduk Desa Pengadegan beragama Islam, dengan mata
pencaharian sebagian besar sebagai buruh tani dan petani. Masyarakat Desa
Pengadegan berdasarkan tingkat kesejahteraannya dapat dilihat pada tabel
dibawah ini :
Tabel 3; Klasifikasi
Kesejahteraan Masyarakat Desa Pengadegan
|
Klasifikasi Kesejahteraan
|
Jumlah (KK)
|
|
Kelompok
rumah tangga mampu
|
109
|
|
Kelompok
rumah tangga menengah
|
390
|
|
Kelompok
rumah tangga tidak mampu
|
560
|
|
Jumlah
|
1059
|
Berdasarkan
tingkatan proporsinya keadaan sosial ekonomi di Desa Pengadegan dapat dilihat
pada gambar diatas :
3.1.3. Tingkat Pendidikan dan Fasilitas Kesehatan
Tingkat pendidikan
Masyarakat Desa Pengadegan pada umumnya sebagian besar tanpa pendidikan formal
baik laki-laki maupun perempuan, sebagian Tingkat Sekolah Dasar dan Menengah
dan ada sebagian yang sarjana. Antara laki-laki dan perempuan jumlah laki -
laki pada umumnya lebih banyak pada semua kelompok tingkat pendidikan di atas.
Fasilitas Kesehatan
yang ada adalah Posyandu, Posdaya dan PKD yang berada langsung dalam desa
tersebut dan ada bidan desa dan Perawat/Mantri yang menangani secara dini
beberapa penyakit masyarakat.
3.1.4. Klasifikasi Kesejahteraan
Tools
klasifikasi kesejahteraan merupakan instrumen pada pola pendekatan dengan
metode MPA/PHAST yaitu untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat yang
telah di tentukan berdasarkan 3 kriteria yaitu Kaya, menengah dan Miskin.
Ketiga kriteria ini akan melihat kepemilikan (aset yang dimiliki oleh masyarakat),
tingkat pendidikan, pekerjaan dan akses terhadap sarana air bersih. Dari
klasifikasi kesejahteraan diperoleh output sebagai berikut :
-
Kelompok Masyarakat Kaya :
10.30 %
-
Kelompok Masyarakat sedang :
36.82 %
-
Kelompok Masyarakat Miskin :
52.88 %
![]() |
3.1.5. Fasilitas Air dan Sanitasi Sebelum PAMSIMAS
Sarana Air Bersih dan
Sanitasi (SAB/S) yang ada sebelum Program PAMSIMAS ada di Desa Pengadegan,
Kecamatan Pengadegan, Kab. Purbalingga, dapat digambarkan kedalam 2
(dua) sarana, yaitu :
a.
Sarana
Air Bersih (SAB)
·
Jenis
Opsi,Mata air sebagai sumber yang dipakai masyarakat
·
Kebiasaan
masyarakat Desa Pengadegan mengambil air Untuk kebutuhan sehari hari yaitu
memasak, minum, mandi dan mencuci dengan menggunakan mengambil di mata air dan
sumur gali.
b.
Sarana
Sanitasi
·
Sarana
sanitasi yang ada sebelumnya berupa jamban pribadi masyarakat yaitu leher angsa
dan Cubluk / Cemplung.
·
Kebiasaan
masyarakat BAB ada yang menggunakan jamban pribadi bagi masyarakat yang punya,
namun bagi masyarakat yang tidak memiliki jamban ada yang BAB di Kebun,sungai,
atau di sembarang tempat.
Tabel 4.Jumlah Penduduk dan Akses
Awal Terhadap Sarana Air Minum dan Sanitasi
|
Dusun/RW
|
Jumlah
|
Rumah tangga yang mempunyai akses
awal
|
||
|
Penduduk
(jiwa)
|
Rumah Tangga (rumah/kk)
|
Sarana air
minum
(rumah/kk)
|
Sarana sanitasi
(rumah/kk)
|
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
|
Kadus
I
|
698
|
256
|
222
|
175
|
|
Kadus
II
|
665
|
187
|
115
|
100
|
|
Kadus
III
|
749
|
244
|
150
|
101
|
|
Kadus
IV
|
748
|
266
|
124
|
148
|
|
Kadus
V
|
717
|
193
|
67
|
70
|
|
Kadus
VI
|
|
|
|
|
|
Jumlah
|
|
|
|
|

3.2.2. Organiasi di Tingkat LKM (Lembaga
Keswadayaan Masyarakat)
STRUKTUR
ORGANISASI LKM “TIRTO SARI”
PROGRAM
PAMSIMAS TA. 2010
DESA
PENGADEGAN KECAMATAN PENGADEGAN
KABUPATEN
PURBALINGGA
![]() |
|||
![]() |
|||
![]() |

BAB VIII
LAMPIRAN
8.1.
Proses
Pelaksanaan
8.2.
Foto-foto
kegiatan

|
|

|
|

|

|
|
|

|

|

|

|

|

|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|

|
|
|
|
|



