Senin, 15 Agustus 2016

Profil Desa Pengadegan Purbalingga Jawa Tengah




1.       GAMBARAN UMUM DESA PENGADEGAN  
a)                 Kondisi Geografis
Luas wilayah Desa Pengadegan  157.873 ha yang terdiri dari pemukiman penduduk 75.020 ha, tanah sawah 25.010 ha dan tanah tegalan/daratan 57.843 ha. Batas-batas wilayah Desa Pengadegan  sebagai berikut :
a.    Sebelah Utara        :  Desa Tetel
b.    Sebelah Timur      :  Desa Tegalpingen
c.     Sebelah Selatan     :  Desa Pasunggingan
d.    Sebelah Barat        :  Desa Sinduraja
b)                 Jarak Desa
Desa Pengadegan  masuk dalam wilayah Kecamatan Pengadegan  berjarak 9 km dari Pusat Kecamatan dan 20 km dari kota Kabupaten Purbalingga. Desa ini mempunyai sarana jalan beraspal dan jalan berbatu. Desa Pengadegan  terletak pada ketinggian sekitar 120 dpl (diatas permukaan laut).
c)                  Keadaan Penduduk
Jumlah Penduduk Desa Pengadegan  sebanyak 2.823 jiwa yang terdiri dari 1.396 jiwa penduduk laki-laki dan 1.427 jiwa penduduk perempuan. Jumlah Kepala Keluarga sebanyak 855 KK, jumlah bayi 44 jiwa dan jumlah balita 157 jiwa.
d)                 Keadaan Sosial dan Ekonomi Masyarakat
Mayoritas penduduk Desa Pengadegan  beragama Islam, dengan mata pencaharian sebagian besar sebagai petani. Masyarakat Desa Pengadegan  berdasarkan tingkat kesejahteraannya dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Klasifikasi Kesejahteraan
Jumlah (KK)
Kelompok rumah tangga mampu
145
Kelompok rumah tangga menengah
347
Kelompok rumah tangga tidak mampu
363
Jumlah
855



3.1.1. Letak Geografis dan Kondisi Topografi
        Desa Pengadegan Kecamatan Pengadegan terletak di bagian Utara Kota Kabupaten Purbalingga berjarak kurang lebih 12 Kilo Meter dari Ibukota Kabupaten. Masyarakat Desa Pengadegan bermata pencaharian selain sebagai petani dan buruh tani juga berkebun dan berdagang. Desa Pengadegan di bagian selatan berbatasan dengan Desa Pasunggingan, di bagian utara berbatasan dengan desa Tetel, di bagian barat berbatasan dengan desa Sinduraja dan di bagian timur berbatasan dengan desa Tegalpingen. Desa Pengadegan terbagi dalam 6 Dusun dan 46 RT.

3.1.2.Kependudukan dan Pendapatan Masyarakat
Masyarakat Desa Pengadegan Jumlah Penduduknya sebanyak 9.994 jiwa yang terdiri dari 4.929 jiwa perempuan dan 5.065 jiwa laki-laki, rata-rata jumlah anggota keluarganya tiap KK berjumlah 4  orang :
1. Kadus  I      :  205  KK
2. Kadus II     :  183  KK
3. Kadus III    :  205  KK
4. Kadus IV     :  222  KK
5. Kadus V      :  244  KK
6. Kadus VI     :

Dengan kondisi topografi daerah Perbukitan. Perkebuna dan areal persawahan Sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani, berkebun, dan berdagang yang mempunyai pendapatan rata-rata berkisar 25.000 – 30.000 per harinya. Kondisi sosial masyarakat dari hasil pelaksanaan MPA/PHAST diketahui masyarakat Kaya 109 KK, menengah  390  KK  dan  Miskin  560  KK.


Tabel 2.Jumlah Penduduk dan Rumah Tangga berdasarkan Klasifikasi Kesejahteraan

RW
Jumlah Penduduk
Jumlah Rumah Tangga berdasarkan Tingkat Kesejahteraan (rumah/kk)
Laki-laki
Perempuan
Jumlah
Kaya
Menengah
Miskin
Jumlah
1
2
3
4
5
6
7
8
Kadus I
356
349
705
18
111
76
205
Kadus II
330
334
664
16
89
78
183
Kadus III
327
423
750
19
48
138
205
Kadus IV
377
374
751
21
65
136
222
Kadus V
374
345
719
35
77
132
244
Kadus VI  







Jumlah









Mayoritas penduduk Desa Pengadegan beragama Islam, dengan mata pencaharian sebagian besar sebagai buruh tani dan petani. Masyarakat Desa Pengadegan berdasarkan tingkat kesejahteraannya dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 3; Klasifikasi Kesejahteraan Masyarakat Desa Pengadegan
Klasifikasi Kesejahteraan
Jumlah (KK)
Kelompok rumah tangga mampu
109
Kelompok rumah tangga menengah
 390
Kelompok rumah tangga tidak mampu
 560
Jumlah
1059





 


















Berdasarkan tingkatan proporsinya keadaan sosial ekonomi di Desa Pengadegan dapat dilihat pada gambar diatas :


3.1.3. Tingkat Pendidikan dan Fasilitas Kesehatan
Tingkat pendidikan Masyarakat Desa Pengadegan pada umumnya sebagian besar tanpa pendidikan formal baik laki-laki maupun perempuan, sebagian Tingkat Sekolah Dasar dan Menengah dan ada sebagian yang sarjana. Antara laki-laki dan perempuan jumlah laki - laki pada umumnya lebih banyak pada semua kelompok tingkat pendidikan di atas.
Fasilitas Kesehatan yang ada adalah Posyandu, Posdaya dan PKD yang berada langsung dalam desa tersebut dan ada bidan desa dan Perawat/Mantri yang menangani secara dini beberapa penyakit masyarakat.

3.1.4. Klasifikasi Kesejahteraan
Tools klasifikasi kesejahteraan merupakan instrumen pada pola pendekatan dengan metode MPA/PHAST yaitu untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat yang telah di tentukan berdasarkan 3 kriteria yaitu Kaya, menengah dan Miskin. Ketiga kriteria ini akan melihat kepemilikan (aset yang dimiliki oleh masyarakat), tingkat pendidikan, pekerjaan dan akses terhadap sarana air bersih. Dari klasifikasi kesejahteraan diperoleh output sebagai     berikut :
- Kelompok Masyarakat Kaya                   : 10.30 %
- Kelompok Masyarakat sedang               : 36.82 %
- Kelompok Masyarakat Miskin                 : 52.88 %


 









3.1.5. Fasilitas Air dan Sanitasi Sebelum PAMSIMAS
Sarana Air Bersih dan Sanitasi (SAB/S) yang ada sebelum Program PAMSIMAS ada di Desa Pengadegan, Kecamatan Pengadegan,                 Kab. Purbalingga, dapat digambarkan kedalam 2 (dua) sarana, yaitu :
a.               Sarana Air Bersih (SAB)
·         Jenis Opsi,Mata air sebagai sumber yang dipakai masyarakat
·         Kebiasaan masyarakat Desa Pengadegan mengambil air Untuk kebutuhan sehari hari yaitu memasak, minum, mandi dan mencuci dengan menggunakan mengambil di mata air dan sumur gali.

b.              Sarana Sanitasi
·         Sarana sanitasi yang ada sebelumnya berupa jamban pribadi masyarakat yaitu leher angsa dan Cubluk / Cemplung.
·         Kebiasaan masyarakat BAB ada yang menggunakan jamban pribadi bagi masyarakat yang punya, namun bagi masyarakat yang tidak memiliki jamban ada yang BAB di Kebun,sungai, atau di sembarang tempat.
Tabel 4.Jumlah Penduduk dan Akses Awal Terhadap Sarana Air Minum dan Sanitasi

Dusun/RW
Jumlah
Rumah tangga yang mempunyai akses awal
Penduduk
(jiwa)
Rumah Tangga (rumah/kk)
Sarana air minum
(rumah/kk)
Sarana sanitasi
(rumah/kk)
1
2
3
4
5
Kadus I
698
256
222
175
Kadus II
665
187
115
100
Kadus III
749
244
150
101
Kadus IV
748
266
124
148
Kadus V
717
193
67
70
Kadus VI




Jumlah
















3.2.2. Organiasi di Tingkat LKM (Lembaga Keswadayaan Masyarakat)
                  
STRUKTUR ORGANISASI LKM “TIRTO SARI”
PROGRAM PAMSIMAS TA. 2010
DESA PENGADEGAN KECAMATAN PENGADEGAN
KABUPATEN PURBALINGGA









 


















 
















BAB VIII
LAMPIRAN

8.1.       Proses Pelaksanaan
8.2.       Foto-foto kegiatan





PHBS di Masyarakat
 
 


PHBS di Masyarakat
 
 



PHBS di Masyarakat
 
 


PHBS di Masyarakat
 
 
                                                                                                                                               


Sarana Cuci Tangan Sekolah
 
 





Sarana Cuci Tangan Sekolah
 
 


Kegiatan CLTS
 



Kegiatan CLTS

 



Bak Penangkap
 
 




Bak Penangkap
 
 


Kran Umum
 
 





Kran Umum
 
 




Kegiatan PHBS di Sekolah

 
 





Kegiatan PHBS di Sekolah
 
 



Sarana Sanitasi Sekolah
 



Sarana Sanitasi Sekolah
 

Swadaya Masyarakat
 



Swadaya Masyarakat
 

Swadaya Masyarakat Pembuatan Bak Penangkap Mata Air
 



Swadaya Masyarakat Pembuatan Bak Penangkap Mata Air

 
 
Bak  Penampung / Reservoar
 
Bak   Penampung / Reservoar

 

Bak   Penampung / Reservoar

 

Jembatan Pipa

 



Jembatan Pipa
 


Bak Pelepas Tekan
 



Bak Pelepas Tekan
 

Kegiatan Pemasangan Pipa
 



Kegiatan Pemasangan Pipa

 

Kegiatan Pemasangan Pipa
 



Kegiatan Pemasangan Asessories Pipa

 

Kegiatan Pembuatan Bak Penampung
 



Kegiatan Pembuatan Bak Penampung

 
Kegiatan Pemilihan LKM
 



Kegiatan Pemilihan LKM

 

Kegiatan Pengukuhan LKM
 



Kegiatan Pengukuhan LKM

 


Kegiatan Pengesahan LKM oleh Notaris
 



Kegiatan Pengesahan LKM oleh Notaris

 


Kegiatan IMAS
 



Kegiatan IMAS

 
Kegiatan IMAS
 



Kegiatan IMAS

 


Kegiatan Pengukuran Jaringan Perpipaan
 



Kegiatan Pengukuran Jaringan Perpipaan
 


Kegiatan Pleno di Masyarakat
 



Kegiatan Pleno di Masyarakat

 

Kegiatan Pembangunan Bak Pelepas Tekan
 
 
Kegiatan Pelatihan LKM
 




Kegiatan Pelatihan LKM

 
 

Kegiatan Pelatihan Kader Kesehatan
 



Kegiatan Pelatihan Kader Kesehatan

 
 




Kegiatan Monitoring dari TKK
 
 



Kegiatan Monitoring dari TKK

 
 

Kegiatan Asistensi RAB di DPU
 



Kegiatan Asistensi RPD di DPU

 
 

Pelatihan Badan Pengelola Sarana
 
 




Pelatihan Badan Pengelola Sarana