Jumat, 18 September 2026

BAB I Kurikulum Madrasah Tahun 2026

 

BAB I

PENDAHULUAN

A.           Analisis Karakteristik Madrasah

KMA Nomor 1503 Tahun 2025 adalah Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia yang mengatur pedoman implementasi kurikulum pada Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). Regulasi ini hadir sebagai pembaruan dan penyempurnaan dari KMA Nomor 450 Tahun 2024 dengan menitikberatkan pada dua pendekatan utama, yaitu Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta. Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Proses belajar yang tidak berfokus pada hafalan, melainkan pada pemahaman bermakna yang melatih kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Kurikulum Berbasis Cinta (KBC): Pendekatan pembelajaran yang mengedepankan nilai kasih sayang, empati, serta lingkungan belajar yang humanis dan Islami.

Urgensi implementasi Kurikulum Madrasah yang berlandaskan KMA No. 1503 Tahun 2025 berfokus pada empat pilar operasional utama. Pertama, Pilar Kualitas & Karakter yang menjadikan kurikulum sebagai dokumen hidup (living document) dinamis demi mewujudkan pendidikan berkualitas serta membentuk karakter Rahmatan lil 'Alamin dan 8 Dimensi Profil Lulusan. Kedua, Kemandirian & Diversifikasi yang memberikan kewenangan penuh bagi madrasah untuk berinovasi dan mendiversifikasi kurikulum sesuai potensi daerah serta kebutuhan murid guna mengembangkan ciri khas masing-masing. Ketiga, Relevansi Zaman & Global yang membekali murid dengan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan modern agar mampu menjawab tantangan disrupsi teknologi tanpa mengabaikan akar budaya dan agama. Keempat, Amanat & Sinergi yang menekankan kepatuhan implementasi regulasi secara menyeluruh dengan mengedepankan kolaborasi, sinergi, dan rasa kepemilikan yang kuat di antara seluruh pemangku kepentingan.

KBC adalah sebuah inisiatif inovatif oleh Kementerian Agama yang bertujuan mendorong pendidikan Islam lebih humanis, kontekstual, dan berwawasan nilai. Bagi MI Ma’arif NU 02 Pengadegan, ini berarti menyesuaikan strategi pengajaran, menyusun dokumen pedoman dan asesmen baru yang berbasis nilai cinta, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara inklusif.

1.    Profil Madrasah

a.       Data Madrasah

Nama Madrasah              : MI Ma’arif NU 02 Pengadegan

Alamat                            : Pengadegan RT 10/15

Nama Kepala Madrasah : Taufik, S.Pd.I., M.Pd

Status Akreditasi             : B

Status Tanah                   : Hak Guna Pakai

b.      Sejarah Singkat

Pendidikan merupakan kebutuhan hidup yang sangat penting untuk segera dipenuhi hal inilah yang menjadi dasar Masyarakat Karangtengah untuk mendirikan Madrasah. Ada beberapa hal yang melatar belakangi berdirinya MI Ma’arif NU 2 Pengadegan yaitu :

Madrasah Ibtida`iyah Ma`arif NU 02 Pengadegan Purbalingga merupakan suatu Madrasah yang didirikan berdasarkan inisiatif dari tokoh ulama (NU), inisiatif tersebut lahir karena pada saat itu banyak terdapat anak-anak yang tidak sekolah dan pada saat itu sekolah yang ada hanya Sekolah Dasar (SD) dan itupun letaknya sangat jauh. Dengan alasan-alasan tersebut maka lahirlah pemikiran dari para tokoh ulama NU serta masyarakat Karangtengah Pengadegan untuk mendirikan suatu lembaga pendidikan untuk menampung anak-anak yang terlantar yang tidak bersekolah di daerah tersebut. Para tokoh pendiri Madrasah tersebut antara lain:

1.    K.H. Sanrakim

2.    Sanmunarji

3.    Sanmurdi

4.    Achmad Salimi

5.    Achmad Musori

6.    Akhmad Daldiri

7.    Ahmad Dalail

Dengan melalui musyawarah pada sesepuh Ulama NU Karangtengah maka pada tanggal 24 Maret 1964 berdirilah Gerakan Usaha Perbaikan Pendidikan Islam (GUPPI) Karangtengah yang pada saat itu masih bertempat di rumah-rumah penduduk sekitar.

Pada tanggal 01 Januari 1967 Gerakan Usaha Perbaikan Pendidikan Islam (GUPPI) disahkan oleh lembaga pendidikan Ma`arif cabang Purbalingga dan pada tahun itu juga para pengurus madrasah dan masyarakat mengajukan bantuan dana untuk membuat bangunan madrasah yang dikerjakan secara gotong royong. Pada tanggal 19 November 1973 berdirilah bangunan GUPPI sebanyak 2 lokal semi permanen dan pengurus mengembagkan menjadi 3 lokal untuk kelas 4,5,6 dan pada tanggal 02 Januari 1974 mulailah bangunan tersebut dipergunakan dan pada saat itu nama GUPPI dirubah menjadi MI YAPPI sampai dengan tahun 2005, dan pada tanggal 15 Juni 2006 mengalami perubahan nama menjadi MI Ma`arif NU 02 Pengadegan dan masih digunakan sampai sekarang.

Letak dan Keadaan Geografis

Madrasah Ibtida`iyah Ma`arif NU 02 Pengadegan Purbalingga yang menjadi lokasi penelitian ini adalah sebuah lembaga pendidikan dasar yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma`arif NU, yang secara geografis berada di Desa Karangtengah RT 10 RW XV  Pengadegan Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga.

Madrasah Ibtida`iyah Ma`arif NU 02 Pengadegan Purbalingga menempati tanah seluas 1.387 m2. Dengan luas bangunan 670 m2, lapangan olahraga 467 m2 dan lahan yang belum digunakan 250 m2. Adapun batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Sebelah Utara berbatasan dengan Jalan Desa.

Sebelah Timur berbatasan dengan Rumah Penduduk.

Sebelah Selatan berbatasan dengan Makam Umum.

Sebelah Barat berbatasan dengan Perkebunan.

Dilihat dari sisi lokasi, maka area gedung MI Ma`arif NU 02 Pengadegan Purbalingga letaknya sangat strategis karena tidak jauh dari jalan raya dan mudah dijangkau. Berikut ini adalah Identitas Madrasah Ibtida`iyah Ma`arif NU 02 Pengadegan Purbalingga.

 

2.    Karakteristik Madrasah Hasil Analisis Internal

a.      Analisis SWOT

1.      Kekuatan (Strengths) – Internal

a)      Demografi Luas & Lokasi: Jumlah peserta didik melimpah dan menjangkau luar Desa Pengadegan didukung lokasi yang sangat strategis.

b)      Kualitas SDM: Pendidik & Tenaga Kependidikan memenuhi standar mutu, dilengkapi Guru Ngaji Yanbu’a yang kompeten.

c)      Fasilitas Khusus: Perpustakaan representatif dengan sistem otomatisasi terintegrasi.

d)      Modal Sosial & Ekosistem: Komite madrasah sangat kooperatif, serta berada satu lokasi dengan RA Diponegoro Karangtengah Pengadegan

e)      Pengembangan Bakat: Kegiatan ekstrakurikuler variatif dengan pembimbing kompeten.

2.      Kelemahan (Weaknesses) – Internal

a)      Kekurangan Staf Non-Kependidikan: Kurangnya Staf Tata Usaha, petugas keamanan, dan penjaga madrasah.

b)      Keterbatasan Teknologi: Sarana TIK belum sepenuhnya terpenuhi untuk seluruh kebutuhan madrasah.

c)      Keterbatasan Finansial: Sumber pendanaan madrasah yang masih terbatas.

d)      Kurangnya Antusiasme Metode Variatif (Pedagogis): Guru belum sepenuhnya antusias menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) dengan berbagai metode dan model pembelajaran yang variatif. Hal ini menjadi tantangan internal utama karena dapat memicu kejenuhan belajar konvensional pada siswa

3.      Peluang (Opportunities) – Eksternal

a)      Optimalisasi One-Stop Education: Memaksimalkan keberadaan RA  se-lokasi untuk manajemen promosi terpadu dan kesinambungan kurikulum keagamaan.

b)      Sinergi Pendanaan Komite: Memanfaatkan dukungan komite untuk menggalang dana swadaya/sponsorship guna mengatasi keterbatasan dana madrasah.

c)      Pengembangan E-Library: Otomatisasi perpustakaan berpeluang ditingkatkan menjadi perpustakaan digital daerah.

d)      Adanya transisi kurikulum baru dapat dimanfaatkan madrasah untuk mengaktifkan Komunitas Belajar (Kombel) internal. Tujuannya adalah memantik antusiasme guru dalam mengadopsi model Project-Based Learning (PjBL) atau Problem-Based Learning (PBL)

4.      Ancaman (Threats) – Eksternal

a)      Kompetisi Fasilitas Digital: Persaingan dengan sekolah/madrasah kompetitor yang memiliki sarana TIK lebih modern.

b)      Risiko Keamanan: Lokasi strategis dengan mobilitas tinggi rawan terhadap isu ketertiban akibat kurangnya personel penjaga/keamanan dan tenaga ahli

c)      Lembaga pendidikan kompetitor sekitar yang menerapkan pembelajaran aktif/berpusat pada murid (student-centered) secara dinamis berpotensi menarik minat calon wali murid jika guru-guru di MI Ma’arif NU 02 Pengadegan tidak segera berbenah

 

b.      Pemetaan berdasarkan analisis Internal

1.      Tingkat 1 (Ranah Perencanaan & Pengelolaan Pembelajaran):

Implementasi: Menggunakan keunggulan kompetensi guru dan perpustakaan otomatisasi untuk merancang modul pembelajaran berkualitas, sembari membuat jadwal giliran (simulasi) penggunaan sarana TIK yang terbatas agar tetap adil bagi seluruh kelas. Kepala madrasah perlu merencanakan supervisi akademik klinis.

2.      Tingkat 2 (Sudut Pandang Murid):

Implementasi: Mengakomodasi minat bakat murid lewat ekstrakurikuler yang variatif dan penguatan karakter religius (Yanbu'a) agar murid merasa bangga dan nyaman belajar di madrasah. Dari kacamata siswa, jika di dalam kelas guru belum menerapkan pembelajaran mendalam, kejenuhan belajar bisa terjadi. Sebagai alternatif, perpustakaan otomatisasi dapat digunakan sementara sebagai ruang eksplorasi mandiri literasi yang menyenangkan.

3.      Tingkat 3 (Sudut Pandang Murid & Orang Tua):

Implementasi: Orang tua memercayai MI Ma’arif NU 02 Pengadegan karena lokasi yang strategis dan adanya RA Diponegoro Karangtengah Pengadegan berkelanjutan. Sisi keamanan murid yang dikhawatirkan orang tua (akibat kurangnya penjaga) dicarikan solusi bersama lewat optimalisasi peran Komite Madrasah.

4.      Tingkat 4 (Kebijakan Daerah/Nasional/Kementerian Agama):

Implementasi: Menyusun Kurikulum Operasional Madrasah yang mengintegrasikan target Kemenag (moderasi beragama dan digitalisasi) melalui pemanfaatan sistem administrasi perpustakaan otomatis dan pelaporan e-RKAM yang akuntabel guna menarik perhatian bantuan sarpras dari pusat/daerah.

Panduan Kurikulum Madrasah Kemenag terbaru (Sosialisasi 2026) sangat menekankan deep learning (pembelajaran mendalam). Kelemahan motivasi guru ini diatasi secara struktural dengan mengalokasikan anggaran Rencana Kerja Madrasah (e-RKAM) pada peningkatan mutu pedagogis guru.

 

3.    Karakteristik Madrasah Hasil Analisis Eksternal

a.       Kekuatan (Strengths) — Internal & Program

1)      Kondisi Program Unggulan: Program Yanbu’a dan Tahfizul Qur’an sudah berjalan dengan baik dan memiliki fondasi yang cukup bagus.

2)      Fasilitas Dasar Tersedia: Sarana dan prasarana penunjang madrasah secara umum sudah tersedia di lingkungan sekolah.

b.      Kelemahan (Weaknesses) — Internal & Operasional

1)      Manajemen Evaluasi Program: Sistem evaluasi pada program unggulan Yanbu’a dan Tahfizul Qur’an masih lemah, sehingga ketercapaian tujuannya belum terukur dengan jelas.

2)      Mutu & Kuantitas Sarpras: Kuantitas dan kualitas sarana prasarana yang ada saat ini belum memadai, serta mendesak untuk dilakukan perawatan, penambahan, dan pembenahan.

3)      Budaya Warga Sekolah: Tingkat kesadaran warga madrasah (siswa/staf) terkait kedisiplinan dan kebersihan lingkungan masih perlu ditingkatkan.

4)      Kendala Legalitas Aset: Status tanah madrasah masih berupa hak guna pakai, yang secara regulasi menghambat proses pengadaan sarpras baru, terutama pembangunan fisik gedung.

c.       Peluang (Opportunities) — Eksternal & Lingkungan

1)      Kondisi Geografis yang Mendukung: Lokasi madrasah strategis, mudah dijangkau, namun jauh dari pusat keramaian. Kondisi ini memberikan peluang besar untuk menanamkan nilai sosial budaya dengan lebih kondusif.

2)      Laboratorium Alam Sekitar: Lingkungan sekitar madrasah yang masih asri, hijau, dan dikelilingi perkebunan sangat berpotensi dimanfaatkan sebagai media edukasi riil untuk menanamkan budaya cinta lingkungan hidup.

3)      Dukungan Sosial yang Kuat: Komite, orang tua siswa, dan masyarakat sekitar memiliki kepedulian serta keterlibatan yang tinggi terhadap program atau kegiatan yang dirancang madrasah.

d.      Ancaman (Threats) — Eksternal & Sosio-Ekonomi

1)      Keterbatasan Fasilitas Mandiri Siswa: Kondisi perekonomian orang tua siswa sangat variatif/heterogen, yang berdampak langsung pada terbatasnya fasilitas pribadi yang dimiliki siswa untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di luar sekolah.

e.       Rekomendasi Strategi Integrasi

1)      Strategi Pengembangan Program (Tingkat 1): Segera buat instrumen evaluasi berkala yang jelas untuk program Yanbu'a dan Tahfizul Qur'an agar mutunya terukur. Gunakan lingkungan perkebunan sekitar sebagai bagian dari metode pembelajaran kontekstual yang variatif.

2)      Strategi Berbasis Sudut Pandang Orang Tua & Masyarakat (Tingkat 3): Manfaatkan tingginya kepedulian komite dan orang tua untuk bersama-sama menggalang gerakan gotong royong pembenahan sarpras atau perawatan kebersihan, sekaligus menjembatani kesenjangan fasilitas belajar bagi siswa yang kurang mampu dari segi ekonomi.

3)      Strategi Advokasi Regulasi (Tingkat 4): Dikarenakan status tanah hak guna pakai menghambat pembangunan fisik, pihak manajemen madrasah bersama komite perlu memprioritaskan komunikasi dengan instansi terkait untuk kejelasan legalitas tanah jangka panjang, sembari memfokuskan dana yang ada pada pemeliharaan kualitas gedung yang sudah tersedia.

 

4.    Peta Profil Pendidik, Tenaga Kependidikan, Murid, dan Orang Tua Murid

a.       Data PTK                                   

Tabel 1

Data Guru dan Karyawan

NO

NAMA

TTL

L

P

PNS/

PANGKAT/

JABATAN

TMT

TMT

GURU

 

NON PNS

GOL

TAHUN

DI MI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1

Taufik,S.Pd.I, M.Pd

Purbalingga

L

 

PNS

Penata/IIIc

Kepala

01/04/2021

02/01/2019

 

NIP.197707112007011027

11 Juli 1977

 

 

 

 

 

 

 

2

Sri Ponirah, S.Pd.I

Purbalingga

 

P

PNS

Penata Muda/IIIa

Guru kelas I

01/04/2019

05/07/2014

 

NIP.198311182007102001

18/11/1983

 

 

 

 

 

 

 

3

Sokwan, S.Pd

Purbalingga

L

 

PNS

Penata Muda/IIIa

Guru kelas VI

01/04/2022

20/07/2019

 

NIP.198207032007011009

03/07/1982

 

 

 

 

 

 

 

4

Yuniati, S.Pd.I

Purbalingga

 

P

PNS

Penata Muda Tk I/IIIb

Guru kelas V

01/10/2019

11/06/2021

 

NIP.198306012007012006

01/06/1983

 

 

 

 

 

 

 

5

Titik Ambar Siami, S.Pd

Purbalingga

 

P

NON PNS

 

Guru kelas II

 

19/07/2009

 

 

15-Mei-86

 

 

 

 

 

 

 

6

Desi Muntowati, S.Pd.I

Purbalingga

 

P

NON PNS

 

Guru kelas III

 

27/08/2007

 

 

20/12/1985

 

 

 

 

 

 

 

7

Mufti Aimatul Ngaliyah, S.Pd

Purbalingga

 

P

NON PNS

 

Guru kelas IV

 

13/07/2020

 

 

02/05/1996

 

 

 

 

 

 

 

8

Umi Ngatiqoh, S.Pd

Purbalingga

 

P

NON PNS

 

Guru Mapel

 

01/01/2021

 

 

02/02/1990

 

 

 

 

 

 

 

9

Khusnul Khotimah

Purbalingga

 

P

NON PNS

 

Guru Mapel

 

01/03/2018

 

 

05/01/1998

 

 

 

 

 

 

 

b.      Data Rombel dan Murid

Tabel 2

Data Murid MI Negeri 3 Purbalingga Tahun 2026/2027

No

Kelas

Nama Guru

Jumlah Siswa

Laki- laki

Perempuan

Jumlah

1

I

Sri Ponirah, S.Pd.I

9

8

17

2

II

Titik Ambarsiami, S.Pd.I

8

7

15

3

III

Desi Muntowati, S.Pd.I

7

8

15

4

IV

Mufti Aimatul Ngaliyah, S.Pd

11

17

28

5

V

Yuniati, S.Pd.I

10

7

17

6

VI

Sokwan, S.Pd.

9

12

21

 

JUMLAH

 

54

59

113

c.       Data Sarana Prasarana

1.      Data Lahan & Luas Area

-          Total Luas Lahan: 870 m2

-          Total Luas Gedung: 448 m2

-          Total Luas Ruang Terbuka: 168 m2

2.      Inventarisasi Kondisi Ruangan (Menampilkan Ruangan yang Tersedia)

Tabel 3 Inventaris Sarpras

No

Nama Ruang / Fasilitas

Baik

Rusak Ringan

Rusak Sedang

Rusak Berat

Rusak Total

Jumlah Unit

1

Ruang Kelas

0

0

0

6

0

6

2

Ruang Kepala Madrasah

0

0

0

0

0

0

3

Ruang Guru

0

0

1

0

0

1

4

Ruang Tata Usaha

0

0

0

0

0

0

5

Ruang Perpustakaan

0

0

0

1

0

1

6

Ruang UKS

0

0

0

0

0

0

7

Masjid / Musholla

0

0

0

0

0

0

8

Pos Satpam

0

0

0

0

0

0

9

Kantin

0

0

0

0

0

0

10

Tempat Parkir

0

0

0

1

0

0

11

Tangga Gedung

0

0

0

0

0

0

12

Toilet / Kamar Mandi Guru

0

0

1

0

0

1

13

Toilet / Kamar Mandi Siswa (Umum)

0

0

0

0

0

0

14

Toilet / Kamar Mandi Siswa (Laki-laki)

0

0

2

1

0

3

15

Toilet / Kamar Mandi Siswa (Perempuan)

0

0

2

1

0

3

16

Fasilitas Lainnya

0

0

0

0

0

0

TOTAL UNIT FASILITAS

0

0

6

9

0

15

 

5.    Karakteristik Kekhasan/ Keunggulan Madrasah

Program Kekhasan/ Unggulan Madrasah meliputi 2 hal:

a.       Program Keunggulan Madrasah

Tabel 4

Program Unggulan/Kekhasan MI Ma’arif NU 02 Pengadegan Purbalingga Tahun 2026/2027

No

Kelas

Materi Kegiatan

Waktu

Keterangan

 

1

I

Yanbu’a jilid 1-2

Senin s.d Kamis pkl 06.15 s.d 07.15

Ustaz/ Ustazah dan Guru Kelas

2

II

Yanbu’a jilid 3

3

III

Yanbu’a jilid 4

4

IV

Yanbu’a jilid 5

5

V

Yanbu’a jilid 6

6

VI

Yanbu’a jilid 7

 

 

Al Qur’an

7

I-VI

Tahfiz juz 29, 30

Terjadwal

Ustaz/Ustazah

 

 

 

 

 

 

 

b.      Program Keunggulan Global

Program Unggulan Global yang dilaksanakan di MI Ma’arif NU 02 Pengadegan adalah Keterampilan Komputer dan Internet. Program kegiatannya dapat dilihat pada tabel berikut :

 

Tabel5

Program Unggulan Global MI Ma’arif NU 02 Pengadegan Purbalingga Tahun 2026/2027

No

Kelas

Materi Kegiatan

Waktu

Keterangan

 

1

V

Mengenal bagian-bagian

Dilaksanakan pada semester gasal

MOU dengan Alumni

Menyalakan dan mematikan

Program Word Dasar

Program Excel Dasar

Mengenal Internet

2

VI

Mengenal bagian-bagian

Dilaksanakan pada awal semester genap

MOU dengan Alumni

Menyalakan dan mematikan

Program Word Dasar

Program Excel Dasar

Mengenal Internet

 

 

 

B.            Landasan Hukum Pengembangan Kurikulum

1.    Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2.    Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;

3.    Peraturan Pemerintah Nomor 4 tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan;

4.    Peraturan Menteri Agama No. 2 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Penguatan Pendidikan Karakter;

5.    Peraturan Menteri Agama Nomor 347 Tahun 2022 tentang pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka;

6.    Permendikdasmen Nomor  1 Tahun 2026: Tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah yang menekankan pada proses pembelajaran bermakna, menggembirakan, serta berpusat pada perkembangan individu murid.

7.    Permendikdasmen Nomor 2 Tahun 2026: Tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang memperbarui dan menggantikan aturan lama agar sesuai dengan organisasi kementerian yang baru.

8.    Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2026: Tentang Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu, yang mengatur bentuk bantuan berupa barang atau jasa serta tahapan penyelenggaraan program partisipasi masyarakat.

9.    Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026: Tentang Perlindungan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, yang mencakup aspek hukum, profesi, keselamatan dan kesehatan kerja, serta hak atas kekayaan intelektual.

10.              Permendikdasmen Nomor 5 Tahun 2026: Tentang Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN) di Lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menggantikan aturan manajemen risiko yang lama demi tata kelola yang transparan dan akuntabel.

11.              Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026: Tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, yang diluncurkan untuk memberikan arah dan perlindungan fisik, psikologis, sosiokultural, serta keadaban digital bagi murid, guru, dan sekolah.

12.              Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL)sebagai kriteria minimum kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

13.              Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2025 tentang Standar Isi mengenai muatan wajib dan ruang lingkup materi kurikulum.

14.              Permendikbudristek Nomor 22 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan

15.              Permendikdasmen Nomor 21 Tahun 2025 tentang Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

16.              Diatur dalam Permendikbudristek Nomor 22 Tahun 2023 tentang Standar Sarpras Pendidikan

17.              Permendikdasmen Nomor 26 Tahun 2025 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan.

18.              Permendikbudristek Nomor 18 Tahun 2023 tentang Standar Pembiayaan Pendidikan

19.              Surat Kanwil Kemenag Prov Jateng No 3544/Kk.11.03/2/PP.00/07/2025 tanggal 24 Juli 2025 tentang Pengantar SE No 10 Tahun 2025 tentang Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

20.              Keputusan Dirjen Pendis No 6077 tahun 2025 tentang Panduan Kurikulum Berbasis Cinta

21.              Surat Kanwil Kemenag Prov Jateng No 14.049/Kw.11.2/1/PP.00/07/2025 tanggal 14 Juli 2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan TKA.

22.              Permendikdasmen No 9 Tahun 2025 tentang TKA.

23.              Permendikdasmen No 13 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Permendibudristek No 12 tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidikan Menengah.

24.              Surat Dirjen Pendis No B. 848/DJ.I/Dt.1.1/PP.00/07/2024 tanggal 31 Juli 2024 tentang Keputusan Dirjen Pendis No 3302 tahun 2024 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab Kurikulum Merdeka pada Madrasah.

25.              Keputusan Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek No 032/H/KR/2024 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

26.              Surat Kanwil Kemenag Prov Jawa Tengah No B-1724/Kw.11.2/PP/06/2026 tanggal 30 Juni 2026 tentang Dok. Kurikulum Madrasah Tahun 2026-2027

27.              Panduan Kokurikuler Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Badan Standar, Kurikulum, dan Aseesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

28.              KMA No 1503 tahun 2025, Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA,MI,MTs,MA/K

29.              Surat Kanwil Kemenag Prov Jawa Tengah No. B-403/Dt.I.I/PP.00/06/2026 tanggal 13 Juni 2026 tentang Kaldik Madrasah TA 2026/2027

 

Teks Parenting MI Ma'arif NU 02 Pengadegan

 Bapak/Ibu orang tua yang kami hormati,

Kami mengucapkan selamat datang di keluarga besar MI Ma'arif NU 02 Pengadegan. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami untuk mendampingi putra-putri Bapak/Ibu dalam menempuh pendidikan. Kepercayaan ini merupakan amanah yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab.

Perlu kita pahami bersama bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh sekolah atau madrasah, tetapi sangat bergantung pada kerja sama yang erat antara orang tua dan guru. Madrasah hanya mendampingi anak selama beberapa jam setiap hari, sedangkan pendidikan yang paling utama tetap berada di lingkungan keluarga.

Ada beberapa hal penting yang perlu kita lakukan bersama.


Pertama, jadilah teladan bagi anak. Anak belajar lebih banyak dari apa yang mereka lihat daripada apa yang mereka dengar. Biasakan salat tepat waktu, membaca Al-Qur'an, berkata santun, jujur, disiplin, dan menghargai sesama agar anak tumbuh dengan karakter Islami.


Kedua, dampingi proses belajar anak. Luangkan waktu setiap hari untuk menanyakan kegiatan di madrasah, membantu mengerjakan tugas, membacakan buku, dan memberikan apresiasi atas setiap usaha yang dilakukan anak.


Ketiga, bangun komunikasi yang baik dengan guru. Apabila terdapat kendala dalam belajar maupun perkembangan anak, mari kita selesaikan melalui komunikasi yang baik. Guru dan orang tua adalah satu tim yang memiliki tujuan yang sama, yaitu keberhasilan anak.


Keempat, batasi penggunaan gawai. Gunakan gadget sesuai kebutuhan dan usia anak. Perbanyak aktivitas yang membangun seperti membaca, bermain bersama keluarga, beribadah, dan berolahraga agar perkembangan sosial, emosional, dan intelektual anak berlangsung secara seimbang.


Kelima, tanamkan akhlak sebelum prestasi. Nilai yang tinggi tentu membanggakan, tetapi akhlak yang mulia adalah bekal utama anak untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat. 

Mari kita didik anak menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, hormat kepada orang tua dan guru, serta peduli kepada teman.

Bapak/Ibu yang kami hormati,

Setiap anak memiliki potensi, bakat, dan kecepatan belajar yang berbeda. Oleh karena itu, jangan membandingkan anak dengan saudaranya maupun dengan teman-temannya. Tugas kita adalah membantu mereka menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.

Mari kita ciptakan suasana rumah yang penuh kasih sayang, doa, motivasi, dan semangat belajar. Dengan sinergi yang baik antara orang tua dan madrasah, insya Allah putra-putri kita akan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, berakhlakul karimah, mandiri, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai Islam.

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita dalam mendidik amanah yang telah dititipkan kepada kita dan menjadikan putra-putri kita sebagai anak yang saleh dan salehah, membanggakan keluarga, agama, bangsa, dan negara.



Adapun beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama adalah sebagai berikut:

1. Peran Orang Tua dan Madrasah

Pendidikan yang berhasil membutuhkan sinergi antara madrasah dan keluarga. 

Kami mengharapkan dukungan orang tua dalam mendampingi belajar, membangun karakter, dan membiasakan ibadah di rumah.

2. Kedisiplinan Siswa

Siswa diharapkan hadir tepat waktu, mengenakan seragam sesuai jadwal, menjaga kebersihan, serta menaati seluruh tata tertib madrasah.

3. Pembiasaan Karakter Islami

Madrasah membiasakan siswa melaksanakan salat berjamaah, membaca doa, menghafal surat-surat pendek, menjaga sopan santun, menghormati guru, dan menyayangi sesama.

4. Komunikasi dengan Orang Tua

Informasi madrasah akan disampaikan melalui grup WhatsApp maupun surat resmi. Mohon orang tua aktif mengikuti informasi dan berkomunikasi dengan wali kelas apabila terdapat kendala.

5. Pendampingan Belajar di Rumah

Orang tua diharapkan meluangkan waktu untuk mendampingi anak belajar, memeriksa tugas, serta membatasi penggunaan gawai agar tidak mengganggu proses belajar.

6. Kehadiran dan Perizinan

Apabila siswa berhalangan hadir, mohon orang tua segera memberikan informasi atau surat izin kepada wali kelas.

7. Menanamkan Kemandirian

Biasakan anak menyiapkan perlengkapan sekolah sendiri, menjaga barang milik pribadi, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

8. Menjaga Etika Bermedia Sosial

Mari bersama-sama mengawasi penggunaan media sosial dan internet agar dimanfaatkan secara positif, aman, dan sesuai usia anak.

9. Partisipasi Orang Tua

Kami mengharapkan kehadiran orang tua dalam rapat, kegiatan madrasah, pembagian rapor, dan program-program yang melibatkan keluarga.

10. Harapan Madrasah

Semoga putra-putri kita tumbuh menjadi anak yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, disiplin, mandiri, dan mampu mengharumkan nama keluarga, madrasah, serta masyarakat.

Sambutan Kepala Madrasah Pertemuan Wali Murid Kelas VI

 Bapak/Ibu Wali Murid yang dirahmati Allah,

Anak-anak kita kelas 5 dan 6 sedang berada pada masa yang sangat penting. Mereka bukan lagi anak kecil, tetapi juga belum sepenuhnya menjadi orang dewasa. Pada masa ini, mereka membutuhkan kasih sayang, perhatian, bimbingan, dan keteladanan dari orang tua.


Mari kita jangan hanya menuntut anak mendapatkan nilai yang bagus, tetapi juga membimbing mereka agar memiliki akhlak yang baik, rajin beribadah, sopan kepada guru dan orang tua, serta bertanggung jawab.


Luangkan waktu untuk bertanya kepada anak:

“Bagaimana sekolahmu hari ini?”

“Ada kesulitan apa yang kamu hadapi?”

“Apa yang bisa Ayah/Ibu bantu?”


Hindari membandingkan anak dengan teman atau saudaranya. Setiap anak memiliki kemampuan dan proses tumbuh yang berbeda. Berikan pujian ketika mereka berusaha dan nasihati dengan lembut ketika melakukan kesalahan.


Khusus untuk anak kelas 6 yang sebentar lagi menghadapi masa kelulusan, mari dampingi mereka dalam belajar sekaligus menguatkan ibadah dan akhlaknya.


 Prestasi akan menjadi lebih bermakna apabila dibarengi dengan akhlakul karimah.

Mari kita bangun kerja sama yang baik antara orang tua, guru, dan madrasah, karena pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi tanggung jawab kita bersama.


Semoga putra-putri kita menjadi anak yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, sukses dunia dan akhirat, serta menjadi kebanggaan orang tua, guru, agama, dan bangsa.


“Anak adalah amanah. Mari kita didik dengan ilmu, kita besarkan dengan kasih sayang, dan kita arahkan dengan keteladanan.”

🌸 Semoga Allah memberikan kemudahan dan keberkahan dalam mendidik putra-putri kita. Aamiin.

TEKS SAMBUTAN KEPALA MADRASAH IBTIDAIYAH MA'ARIF NU 02 PENGADEGAN Dalam Rangka Hari Lahir Lembaga Pendidikan Ma’arif NU ke-97

 TEKS SAMBUTAN KEPALA MADRASAH IBTIDAIYAH

Dalam Rangka Hari Lahir Lembaga Pendidikan Ma’arif NU ke-97

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat, nikmat, kesehatan, dan kesempatan kepada kita semua, sehingga kita dapat bersama-sama memperingati Hari Lahir Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama yang ke-97 dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Yang kami hormati,

Bapak/Ibu pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU,

Bapak/Ibu guru dan tenaga kependidikan,

Bapak/Ibu wali murid,

serta anak-anakku peserta didik yang kami banggakan.

Hadirin yang berbahagia,

Peringatan Hari Lahir Lembaga Pendidikan Ma’arif NU ke-97 bukan sekadar sebuah perayaan, tetapi menjadi momentum bagi kita untuk mengenang perjalanan panjang perjuangan pendidikan yang telah dilakukan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif NU dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Selama 97 tahun, pendidikan Ma’arif telah menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, karakter yang kuat, semangat kebangsaan, serta nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Sebagai keluarga besar madrasah ibtidaiyah, kita memiliki tanggung jawab yang besar. Pendidikan di tingkat dasar merupakan pondasi bagi tumbuh dan berkembangnya anak-anak kita. Oleh karena itu, mari kita terus memberikan pendidikan terbaik dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan keteladanan.

Anak-anakku yang kami cintai,

Kalian adalah generasi penerus perjuangan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, rajin beribadah, serta jadilah anak yang memiliki akhlak yang baik. Jadilah generasi yang mampu membawa nama baik keluarga, madrasah, masyarakat, agama, dan bangsa.

Kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan. Semoga setiap ilmu yang kita ajarkan dan setiap kebaikan yang kita lakukan menjadi amal jariyah di hadapan Allah SWT.

Kepada para wali murid, mari kita terus membangun kerja sama dan komunikasi yang baik dengan madrasah. Pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab guru, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan kebersamaan antara madrasah, orang tua, dan masyarakat, insyaallah kita dapat mencetak generasi yang unggul dan berakhlakul karimah.

Hadirin yang kami hormati,

Di usia yang ke-97 ini, mari kita jadikan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU 02 Pengadegan semakin maju, semakin berkualitas, dan semakin mampu memberikan manfaat bagi umat dan bangsa.

Semoga semangat perjuangan para pendahulu Lembaga Pendidikan Ma’arif NU senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mengabdi di dunia pendidikan.

Selamat Hari Lahir Lembaga Pendidikan Ma’arif NU ke-97.

Mari terus bergerak bersama, menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, dan mencetak generasi penerus bangsa yang berilmu, beriman, berakhlakul karimah, dan cinta tanah air.

Demikian sambutan yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf apabila terdapat kekurangan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kamis, 03 September 2026

Naskah Pidato Penutupan Perkemahan Sehari (Persami)

 Naskah Pidato Penutupan Perkemahan Sehari (Persami)

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil 'alamin, wa bihi nasta'inu 'ala umuriddunya waddin, wasshalatu wassalamu 'ala asyrofil ambiya'i wal mursalin, wa 'ala alihi wa sohbihi ajma'in. Amma ba'du.

Yang kami hormati, Bapak dan Ibu Guru serta Staf MI Ma'arif NU 02 Pengadegan,

Yang kami banggakan, Pembina dan Pelatih Pramuka,

Serta seluruh adik-adik Pramuka MI Ma'arif NU 02 Pengadegan yang saya banggakan.

Puji syukur alhamdulillah marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayah-Nya, seluruh rangkaian kegiatan Perkemahan Sehari (Persami) MI Ma'arif NU 02 Pengadegan dapat terlaksana dengan lancar, aman, dan tertib hingga sore hari ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Adik-adik peserta perkemahan yang saya cintai,

Satu hari penuh telah kalian lewati dengan berbagai kegiatan Pramuka. Kita telah belajar bersama tentang kedisiplinan, kemandirian, kekompakan regu, hingga pentingnya menjaga kebersihan dan kesopanan.

Perkemahan boleh saja usai pada hari ini, namun nilai-nilai positif yang kalian pelajari tidak boleh berhenti di sini:

  • Terapkan Kemandirian di Rumah: Bantu orang tua, disiplin dalam belajar, dan jaga ibadah tanpa harus diperintah.

  • Jaga Kebersamaan: Tetaplah saling menyayangi dan menghormati sesama teman di sekolah maupun di lingkungan rumah.

  • Pertahankan Akhlakul Karimah: Tunjukkan bahwa anggota Pramuka MI Ma'arif NU adalah pribadi yang santun dan berkarakter Aswaja.

Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, pembina, serta pihak sekolah yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini. Kepada adik-adik sekalian, selamat atas semangat luar biasa yang kalian tunjukkan sepanjang hari ini.

Dengan mengucapkan Alhamdulillāhi rabbil 'ālamīn, kegiatan Perkemahan Sehari (Persami) MI Ma'arif NU 02 Pengadegan secara resmi saya nyatakan ditutup.

Hati-hati di jalan saat pulang ke rumah masing-masing, sampaikan salam hangat dari sekolah untuk orang tua kalian.

Satyaku kudarmakan, darmaku kubaktikan. Salam Pramuka!

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Naskah Pidato Pembukaan Perkemahan Sehari (Persami)

 Naskah Pidato Pembukaan Perkemahan Sehari (Persami)

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bismillahi walhamdulillah, wasshalatu wassalamu 'ala Rasulillah, wa 'ala alihi wa shahbihi wa mawwalah. Amma ba'du.

Yang kami hormati, Bapak dan Ibu Guru serta Staf MI Ma'arif NU 02 Pengadegan, Yang kami banggakan, Pembina dan Pelatih Pramuka, Serta seluruh adik-adik penggalang dan siaga MI Ma'arif NU 02 Pengadegan yang saya cintai dan banggakan.

Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam keadaan sehat untuk melaksanakan kegiatan Perkemahan Sehari (Persami) MI Ma'arif NU 02 Pengadegan. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Agung Muhammad SAW.

Adik-adik peserta perkemahan yang berbahagia,

Kegiatan perkemahan sehari ini bukan sekadar ajang berkumpul atau bermain di luar kelas. Persami adalah wadah pembentukan karakter. Melalui Gerakan Pramuka, khususnya di lingkungan Ma'arif NU, kita ditempa untuk menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta berakhlakul karimah sesuai dengan nilai-nilai Aswaja (Ahlussunnah wal Jama'ah).

Dalam kegiatan yang singkat ini, fokuslah untuk belajar beberapa hal penting:

  • Kemandirian dan Kedisiplinan: Belajarlah mengurus diri sendiri, tepat waktu, dan mematuhi aturan kegiatan.

  • Kerja Sama Tim: Tidak ada tugas yang bisa diselesaikan sendiri. Hormati sesama teman, saling membantu, dan kompak dalam regu masing-masing.

  • Cinta Alam dan Sesama: Jagalah kebersihan area perkemahan dan tunjukkan rasa kasih sayang kepada sesama anggota.

Saya berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti setiap instruksi dari Bapak/Ibu Guru dan Kakak-Kakak Pembina dengan tertib. Jaga kesehatan, jaga keselamatan, dan selalu utamakan sopan santun.

Kepada segenap panitia dan pembina, kami ucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam menyiapkan kegiatan ini. Semoga upaya kita membina generasi muda ini dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmānirrahīm, kegiatan Perkemahan Sehari (Persami) MI Ma'arif NU 02 Pengadegan secara resmi saya nyatakan dibuka.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan dan kelancaran untuk seluruh rangkaian kegiatan kita hari ini.

Satyaku kudarmakan, darmaku kubaktikan. Salam Pramuka!

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.